~Rindu~ Part 4
Naura segera terbangun dari mimpinya, helaan nafas cukup panjang berhembus perlahan. Seperti terlahir kembali, itulah yang ia rasakan saat itu. Mencoba mencari tahu apa makna tersurat yang mungkin telah Allah lukiskan untuk dirinya. Apa daya dia hanyalah seorang wanita yang berusaha mencari perhatian cinta dari Sang Maha Esa. Kidung rindu melalui lantunan ayat suci menjadi penawar hatinya yang mulai gelisah. Mungkin di sudut hati terdalamnya ada penghias lain selain Allah, nan nampak elok hingga sanggup mengenyahkan kekuasaan-Nya. Sang Maha Rahim lah yang dapat mengetahui kecenderungan si pemilik hati. Sekuat tenaga ia melawan godaan itu. Dan bukan hanya sekali saja mimpi-mimpi aneh ia alami, namun hitungan jemari tangan hingga berulang empat kali. Selang seminggu kepergian nenek Naura, keluarga sedang sibuk menyiapkan tujuh hari selepas meninggal dunia biasanya di kampungnya disebut dengan Yasinan dan Tahlil. Mengirim doa untuk sanak saudara, kerabat yang telah tiada. Walaupun ...