Dokter Muda ini Rela Dibayar dengan Sampah
Hai
sahabat semua yang baik hatinya. Apa yang ada dibenak sahabat ketika mendengar kata “sampah”? Sampah identik
dengan kotor, bau,jijik, dan sarang penyakit. Ya,pastilah sebagian dari kita
merasa jijik dan tak mau menyentuhnya. Tetapi ada beberapa orang yang
menggantungkan hidupnya pada sampah. Yaitu seorang pemulung dengan sampah
mereka bisa makan dan melangsungkan hidupnya. Pernah suatu ketika saya lewat di
sebuah tempat pengumpulan sampah para pemulung di sana saya menemukan tulisan “Sungguh
lebih bau mana sampah ini dengan bangkai kalian sendiri?”
Sejenak saya terdiam
sambil memaknai kata-kata yang tertulis besar di tembok TPA. Sambil sesekali
menoleh kanan kiri lalu lalang masyarakat sekitar saat melewati tempat itu.
Terlihat jelas mereka menutupi hidung dan menganggap jijik sekali tempat
tersebut. Dari observasi singkat, saya simpulkan apa sih makna tulisan itu oh…ternyata
para pemulung merasakan betapa berhargarnya sampah itu buat dirinya, sedangkan
sebagian orang menganggapnya remeh dan sebelah mata. Memang itu realitanya,
para pemulung tak dapat berkata banyak mungkin dengan tulisan itu sudah
mewakili betapa perasaan terdalam yang dialaminya.
![]() |
| Tumpukan sampah di TPA |
![]() |
| Seorang pemulung mengumpulkan sampah |
Sampai-sampai ada nih guys seorang anak kecil meninggal dunia di
atas gerobak ayahnya yang berprofesi sebagai pemulung, penghasilan sehari hanya
sepuluh ribu rupiah. Anak kecil ini meninggal dunia lantaran sakit dan tak
punya dana untuk berobat. Sungguh, hati mana yang tak teriris jika mendengar
kisah ini. Kita lanjut review ya guys :) Selamat
menyimak…:)
![]() |
| Gamal Albinsaid |
Sampah yang dikumpulkan warga diolah menjadi uang sebagai `Dana Sehat` dengan Metode Takakura dan daur ulang. Dana Sehat tersebut digunakan untuk pelayanan kesehatan secara holistik, yaitu promotif (meningkatkan kesehatan), preventif (mencegah sakit), kuratif (mengobati sakit), dan rehabilitatif (rehabilitasi yang sembuh). Sehingga walaupun tidak sakit, masyarakat tidak akan rugi, karena mendapatkan berbagai program peningkatan kesehatan.
Jadi,
Dokter
muda ini cukup dibayar dengan sampah seharga 10 ribu rupiah setiap selesai
pemeriksaan. Warga sekitar sangat antusias mengikuti program yang dijalankan
dokter Gamal. Pasalnya mereka tak usah repot memikirkan biaya yang harus
dikeluarkan untuk berobat ke klinik. Biasanya dokter akan meminta biaya yang
mahal kepada para pasiennya. Tetapi tidak untuk dokter muda satu ini berhasil meraih penghargaan dari Kerajaan Inggris karena
program yang diluncurkannya. Indonesia boleh berbangga dengan inisiatif dokter
Gamal mampu meraih penghargaan HRH The Prince of Wales Young Sustainability
Entrepreneurship First Winner 2014. Penghargaan tersebut diselenggarakan oleh
Unilever dan Cambridge University ini merupakan kehormatan dan Pangeran Charles
kepada entrepreneur muda yang peduli pada sumberdaya yang berkelanjutan.
![]() |
| meraih penghargaan dari Kerajaan Inggris |
Inilah pesan yang disampaikan dokter
Gamal :
Saya ingin memenuhi hak-hak orang
di sekitar kita. Jadi kehadiran kita dinanti-nanti yang dapat memberikan
manfaat bagi orang-orang sekitar kita. Orang-orang tidak memikirkan hebatnya,
pintarnya kita, tetapi seberapa bermanfaatnya kita di mata mereka.
Banyak cita-cita yang ingin
digapai”setiap orang punya cita-cita,belajarlah dari orang yang tepat”.
Sesekali kita lelah bekerja lihatlah di luar sana banyak sekali orang yang
ingin duduk di posisi kita. Seberapa sering kita bertemu dengan pengemis dan
kecelakaan pasti ada rasa ingin menolong,tetapi seringkali kita melaju terus.
Jangan mati-matian mengejar sesuatu yang tidak dibawa mati. Karena rahmat Allah
ada di tangan kita. Tentukan kebaikan yang ingin di capai,lakukan hal2 yang bisa
mengapainya secepatnya karena hidup ini tak terasa berjalan begitu cepat.
![]() |
| Bersama para dokter di Klinik Asuransi Sampah |
Pesan
dokter Gamal bagi kita yang ingin seperti beliau :
Segala
sesuatu tidak akan didapatkan secara instan. Banyak hal yang harus dilalui
sebelum menuju kesuksesan. Program klinik asuransi sampah saya pun bukan tidak
mendapat hambatan. Tapi saya menjadikan hambatan tersebut sebagai sebuah
pelecut semangat dan tantangan untuk dapat menyelesaikannya. Oleh karena itu,
setiap orang yang harus berjuang semaksimal mungkin. Dan jika menghadapi suatu
hal yang menghambat maka berkonsultasilah dengan Tuhan maka Anda akan mendapat
jawaban atas setiap kesulitan yang Anda hadapi






Komentar
Posting Komentar