Revolusi Pelayanan Transportasi di Indonesia dengan GO-JEK





Hai sahabat gimana kabarnya? Semoga sehat selalu dan tetap semangat!! Berharap sahabat selalu setia membaca posting blog ini. Tema yang akan kita bahas kali ini mengenai GO-JEK di Indonesia, pernah dengar kan,pasti sahabat tak asing dengan GO-JEK yang belum lama ini mewarnai dunia pertelevisian, medsos, ataupun surat kabar. Karena saya terkesan dengan semangat dan inisiatif pria pendiri jasa transportasi ojek satu ini yang mengaku tak betah bekerja di perusahaan orang lain karena ingin mengontrol takdirnya sendiri. Lho kenapa ya pria bernama lengkap Nadiem Makarim ini memilih hengkang dari perusahaan dan mendirikan usaha sendiri. Nadiem pernah bekerja di sebuah perusahaan Mckinsey & Company sebuah konsultan ternama di Jakarta dan menghabiskan masa selama tiga tahun bekerja disana. Diketahui pula ia pernah bekerja sebagai Co-founder dan Managing Editor di Zalora Indonesia kemudian menjadi Chief Innovation officer kartuku.  
Dari sederet pengalaman bekerja itulah Nadiem memberanikan diri untuk berhenti bekerja dan pada tahun 2011 beliau mulai merintis perusahaan GO-JEKnya.Berbekal dengan pengalaman dan jiwa enterprenuershipnya itu beliau mulai berdiskusi dengan beberapa tukang ojek. Ternyata kendala tukang ojek saat itu banyak yang hanya menghabiskan waktu untuk menunggu pelanggan. Padahal, sudah jelas bahwa Jakarta merupakan kota metropolitan yang masyarakatnya membutuhkan transportasi cepat karena sering mengalami kemacetan. Dengan penuh keyakinan Nadiem Makarim resmi membuka perusahaan GO-JEK pada tahun 2015 dan beliau menjabat sebagai Chief Executive Officer (CEO) GO-JEK. Pengemudi ojek pangkalan dirangkul Nadiem sebagai karyawan agar menjadi pengemudi ojek yang terpercaya dan berpenghasilan tinggi.
GO-JEK menawarkan beberapa pelayanan yang dapat dihandel seperti jasa pengantaran
barang dan makanan, transportasi, dan jasa belanja. Sejak didirikan GO-JEK hanya melayani lewat panggilan telepon saja. Tetapi, kemajuan zaman semakin berkembang membuat Nadiem berinisiatif untuk memudahkan pelangganya dengan meluncurkan aplikasi android GO-JEK. Karena gaya hidup orang perkotaan di Jakarta cenderung sudah banyak yang menggunakan gadget canggih. Untuk tarifnya pun dapat menggunakan credit/ my wallet. Pengemudi ojek yang semula hanya berjumlah 20 orang kini sudah mencapai 10 ribu orang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia dalam naungan perusahaan GO-JEK. Pendiri GO-JEK sangat mengutamakan kepuasan pelanggan, para pengemudi selalu berhati-hati, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta menggunakan pakaian yang safety.  
Penumpang gojek juga akan diberikan jaket, helm, penutup kepala, dan masker. Memang pelayanan ini sangat mematuhi peraturan lalu lintas. Inilah salah satu contoh revolusi terbaru yang mengedepankan inovasi terkini di bidang pelayanan jasa khususnya transportasi. Apapun usaha dan kerja keras kita saat ini yakinlah tidak akan sia-sia karena semuanya butuh proses, selama yang kita lakukan sebuah kebaikan, tetap berada dalam koridorNya dan manfaat bagi diri 
sendiri,keluarga,sahabat,rekan maupun orang lain, bersabarlah, tetap semangat dan senantiasa berdoa kepada Allah suatu saat pasti kita akan menerima apa yang telah kita perjuangkan. Bagi para karyawan juga tak perlu galau karena tak bisa berwirausaha. Tetap syukuri saja apapun profesi kita saat ini yang penting halal dan Allah ridho.

Komentar

  1. Best eCOGRA Sportsbook Review & Welcome Bonus 2021 - CA
    Looking for an worrione.com eCOGRA Sportsbook https://febcasino.com/review/merit-casino/ Bonus? At herzamanindir this eCOGRA Sportsbook review, we're deccasino talking about 바카라 사이트 a variety of ECCOGRA sportsbook promotions.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

~Rindu~ Part 4

‘Hijab’ ~Perjalanan Hijrah Menemukan-Mu ~

Bring out the Beauty Inside