Ketika Dilema Melanda “Buku atau Baju”
Assalamu’alaikum sahabat fillah
lama tak posting di blog ini ya. Mungkin si pemilik akun blog sedang sibuk,
hehe alesan aja ya, padahal lagi males hehe… Manusia memang kadang ada malesnya
juga pengennya tiap hari bisa nulis berbagi inspirasi yang bermanfaat, bukankah
menulis itu menyenengkan? Tapi habits belum terbentuk untuk merutinkan menulis.
Memang seseorang butuh waktu lama dan
konsisten dalam suatu hal yang ingin dicapainya. Aku masih seneng menunda dalam
hal menulis, tapi kalo inspirasi udah muncul tangan ini pengennya ngetik terus.
And buruknya udah one moment itu aja, entar munculnya agak lama, hehe. Dan ketika dilema muncul
apa yang ada dalam benak sahabat?
Minggu lalu aku jalan-jalan di
Car free day sama kakak dan adik2ku. Aku sengaja bawa uang lebih berniat beli gamis
atau hijab kalau ada yang klop dihatiku. Car free day di kotaku memang seru ada
banyak penjual di sana. Ragam kegiatan mulai dari senam pagi yang diikuti
ibu-ibu, perform marcing band dari sekolah-sekolah, dan sederet aktivitas
lainnya. Jarak rumahku ke tempat Car free day di sepanjang jalan Pemuda
tidaklah jauh. Kami bertiga cukup jalan kaki saja untuk menuju ke sana. Sampai
di Car free day aku amati kana kiri penjual kerudung banyak, gamis pun ada tapi belum ada
yang pass in my heart. Kakakku mulai bertanya,” jadi ngga beli gamis? itu
banyak, tinggal pilih.” Dalam hatiku dilema untuk melepaskan uang itu, agak
berat sih aku tiba2 teringat kata ibuku, ibu berpesan kalo isoh golek duit ojo
nggombal wae(red :jawa) kalo bisa
cari uang jangan beli baju terus mending ditabung atau untuk dialokasikan untuk
hal yang lebih bermanfaat.
Bener juga ya…toh baju di almari masih ada, bisa
juga kombinasi pakek rok dan atasan longgar Ah..
ku urungkan niat membelinya. Ku lihat kanan-kiri dalam hati mana nih my
favorite, stok di rumah udah habis. Hmmm apalagi kalo bukan buku, hehe aku
seneng kalo lihat buku bawaannya pengen bawa pulang semua. Haha… Padanganku
tertuju ke kanan ada sepasang suami-istri dan seorang putrinya menjajakan
sederet buku.” Itu dia yang ku cari-cari”, ku bergeming dalam hati. Seolah
ingin segera menuju ke tempat itu, namun kami berjalan di sisi kiri, jadi harus
menunggu ketika menuju arah pulang. Hmmmhmm sabar-sabar… Di tengah perjalanan
kakakku kembali menanyakan hal yang sama itu ada hijab, jadi beli ngga?
Besok-besok aja lah mba’, Hehe….Batinku,
mending buat beli buku yang tadi hehe…
Sesampainya di tempat penjual
buku, kami berhenti, kakakku sibuk dengan adikku yang masih kecil, kesempatan
aku bisa cari-cari buku nih… “Tunggu bentar ya mba’ aku pilih-pilih dulu.”
Hanya aku saja yang berhenti di
tempat itu, wah agak canggung juga nih, kenapa orang-orang ngga ada yang
liat-liat stand penjual buku ini ya batinku. Sedangkan, di stand gamis, hijab,
makanan, minuman banyak yang beli..Ah biarlah yang penting aku bisa cari-cari
dulu nih…hehe. Selang beberapa waktu ada perempuan seusiaku mendekat di sisiku
sambil melihat cover buku yang berjajar banyak. Lumayan lega akhirnya ada temen
yang nyari juga, datang lagi ibu-ibu mencarikan buku untuk anaknya, bertambah lagi
kelegaanku dan semakin semangat mencari buku yang akan ku bawa pulang nanti. Haus
mata nih kalo udah lihat banyak buku seperti itu dan bagus-bagus pula, ada buku
islami, motivasi, novel, anak2, dll.
Kulihat dengan seksama judul buku
satu persatu. Adikku yang baru kelas 1 SD juga aku suruh pilih buku mana yang
ia suka. Eh dia malah milih buku mewarnai ya sudahlah tak apa dia memang suka
mewarnai.
Agak lama juga kalo aku sedang
milih-milih buku, karena ya itu tadi lah selalu tergiur dengan rangkaian judul
yang amazing. Oh ya, dulu aku pernah ke toko buku pengen buku Habits karyanya
Uztadz Felix Y.Siauw, tapi belum kesampaian. Ini buku memang udah keluaran
lama, tapi aku belum membacanya. Pas banget di sini ada. Ku ambillah bukuhow to
master your Habits, dan pengen lagi, hehe tambah lah satu lagi Hehe…Cause udah
beberapa bulan juga aku belum beli buku lagi. Aku cari novel sekarang.
Pandanganku tertuju pada novel tebal berisikan sekitar 388 halaman dengan cover
bergambar latar tempat padang pasir nan nampak
jejak kaki dan wanita berhijab panjang dari belakang. Segeralah ku baca judul
novel itu, “Khadijah”Yang Pertama Lahir, Yang Mula Terbangun, Yang Awal
Melakukan Perjalanan.”Ketika Rahasia Mim Tersingkap, a novel by Sibel Eraslan.
Waw dari cover depan dan judulnya
saja aku sudah terpikat, apalagi isinya aku mulai penasaran ingin segera
membacanya. Segeralah kubayar ketiga buku itu, akhirnya dapet buku senengnya.
Walau ngga dapet baju tak apalah asal dapet buku hehe…
Buku Habits sudah selesai aku
baca tepat tadi malam, untuk mengetahui isinya sahabat bisa menyimak review di
posting review buku habits selanjutnya.Untuk yang novel Khadijah jujur aku baru baca sampai
prolognya. Jadi belum bisa untuk me-review.
Alhamdulillah bertambah lagi
koleksi buku di rak mejaku. Jadi pengen buat perpustakaan kecil di rumah nih,
sambil masih nambah buku-buku lagi.
Nah, ketika dilema datang mungkin
sahabat bingung. Dilema bisa dalam hal menentukan keputusan dua pilihan atau lebih
yang akan kita jalani. Contohnya menentukan mau ke mana kita setelah lulus
kuliah? Ngelamar kerja, buka usaha, atau nikah…Tentunnya sahabat sudah bisa
menentukan pilahan terbaik untuk dijalani terlebih dahulu. Kalau untuk dilema
baju atau buku, saya menyarankan memilih buku dahulu yang lebih bermanfaat. Apalagi
di usia muda masih banyak ilmu yang harus kita gali. Karenanya buku bacaan juga
mempengaruhi masa depan kita kelak. Memilih buku-buku sesuai dengan passion
dalam diri sahabat bisa menjadi aternatifnya. Baiklah sahabat fillah sekian coretan
tanganku kali ini. Terima kasih telah berkunjung dan meluangkan waktu untuk
membaca. Semoga bermanfaat…
Tetap tersenyum dan tetap
semangat J
Jazakumullahu khairan khatsiran.
Wassalamu’alaikum
-AYU-
Komentar
Posting Komentar